Get me outta here!

Friday, 6 February 2026

Penyakit di Saat Banjir dan Cara Penanganannya


Banjir mungkin terlihat seru karena kita bisa bermain air di depan rumah, tapi tahukah kamu? Air banjir itu sebenarnya adalah "sup raksasa" yang sangat kotor! Di dalamnya ada kuman, kotoran hewan, sampah, dan bahan kimia yang berbahaya.

Yuk, kita belajar jadi "Pahlawan Kesehatan" agar tetap kuat dan tidak jatuh sakit saat musim hujan tiba!

Kenapa Air Banjir Itu Berbahaya?

Bayangkan air banjir itu seperti magnet. Saat air mengalir di jalanan, ia menarik semua hal buruk yang dilewatinya. Air itu masuk ke selokan, mengambil kotoran tikus, menyapu sampah di tempat pembuangan, hingga tercampur dengan air got yang bau.

Di dalam air yang cokelat dan keruh itu, hiduplah jutaan kuman kecil yang tidak terlihat oleh mata kita. Kuman-kuman ini sangat suka menempel di kulit atau masuk ke dalam perut kita agar mereka bisa membuat kita demam atau sakit perut.

5 "Musuh Kecil" (Penyakit) yang Muncul Saat Banjir

Mari kita kenali siapa saja musuh yang sering menyerang saat banjir agar kita bisa bersiap-siap:

1. Si Mencret (Diare)

Diare adalah ketika perutmu terasa melilit dan kamu harus bolak-balik ke kamar mandi karena pup yang cair.

  • Penyebabnya: Kamu tidak sengaja memegang air banjir, lalu lupa cuci tangan dan langsung makan. Kuman masuk ke mulut dan menyerang perutmu.

  • Gejala: Perut sakit, lemas, dan merasa haus terus.

2. Si Gatal (Penyakit Kulit/Kutu Air)

Pernahkah kamu merasa sela-sela jarimu sangat gatal setelah bermain air? Itu adalah ulah jamur dan bakteri.

  • Penyebabnya: Kaki yang basah terlalu lama di dalam air kotor.

  • Gejala: Kulit kemerahan, gatal, bersisik, atau bahkan lecet.

3. Si Demam Tikus (Leptospirosis)

Nah, ini yang paling berbahaya. Penyakit ini datang dari air kencing tikus yang terbawa air banjir.

  • Penyebabnya: Kuman masuk lewat luka kecil di kulitmu saat kamu berjalan di air banjir tanpa sepatu bot.

  • Gejala: Demam tinggi secara mendadak, sakit kepala, dan betis kaki terasa sangat nyeri.

4. Si Nyamuk Nakal (Demam Berdarah/DBD)

Setelah banjir surut, biasanya banyak genangan air yang tertinggal di kaleng bekas atau ban bekas. Nyamuk Aedes aegypti sangat suka bertelur di sana.

  • Penyebabnya: Gigitan nyamuk yang membawa virus.

  • Gejala: Demam tinggi, muncul bintik merah di kulit, dan badan terasa pegal-pegal.

5. Si Bersin (Flu dan Batuk)

Udara yang dingin dan baju yang basah karena kehujanan bisa membuat daya tahan tubuhmu turun.

  • Penyebabnya: Tertular virus dari orang lain atau kedinginan yang luar biasa.

  • Gejala: Hidung mampet, bersin-bersin, tenggorokan sakit, dan kepala pusing.

Cara Menjadi Pahlawan Kesehatan (Pencegahan)

Agar kamu tidak kalah melawan "musuh-musuh" di atas, kamu harus punya senjata rahasia! Berikut adalah perlengkapan dan tindakan yang bisa kamu lakukan:

Senjata Utama: Cuci Tangan dengan Sabun

Sabun adalah musuh terbesar kuman. Setiap kali habis menyentuh sesuatu yang basah atau sebelum makan, cucilah tanganmu dengan air bersih dan sabun. Ingat, harus ada busanya, ya!

Gunakan "Baju Zirah" (Sepatu Bot dan Jas Hujan)

Kalau kamu terpaksa harus melewati air, jangan bertelanjang kaki. Pakailah sepatu bot karet yang tinggi agar air kotor tidak menyentuh kulitmu. Gunakan juga jas hujan agar badanmu tidak kedinginan.

Jangan Berenang di Air Banjir

Ingat ya, air banjir bukan kolam renang! Meskipun terlihat asyik berenang bersama teman-teman, jangan lakukan itu. Kita tidak tahu ada benda tajam apa di bawah air, seperti paku atau kaca, yang bisa melukai kakimu.

Makan Makanan yang Bergizi

Tubuhmu butuh energi untuk melawan penyakit. Makanlah sayur, buah-buahan, dan minum air putih yang sudah dimasak sampai mendidih. Jangan jajan sembarangan di tempat yang kotor, ya!

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mulai Merasa Sakit?

Jangan takut! Jika kamu mulai merasa tidak enak badan, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Lapor ke Orang Tua atau Guru: Segera beri tahu mereka jika kepalamu pusing atau perutmu sakit. Jangan dipendam sendiri.

  2. Minum Air yang Banyak: Terutama jika kamu diare, tubuhmu kehilangan banyak cairan. Minum air putih yang banyak membantu tubuh tetap kuat.

  3. Istirahat yang Cukup: Tidurlah lebih awal. Saat kamu tidur, tubuhmu sedang bekerja keras memperbaiki diri dan mengusir kuman.

  4. Minum Obat dari Dokter: Jika dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, patuhilah nasihat dokter dan minum obat yang diberikan agar cepat sembuh.Mari Menjaga Kebersihan Lingkungan

Banjir sering terjadi karena selokan yang mampet oleh sampah. Jadi, kamu bisa membantu mencegah banjir dengan cara yang sangat mudah: Jangan membuang sampah sembarangan!

Kalau kamu melihat botol plastik atau bungkus jajanan di jalan, ambillah (gunakan plastik atau alat agar tangan tetap bersih) dan buanglah ke tempat sampah. Dengan begitu, air bisa mengalir dengan lancar saat hujan dan tidak akan meluap menjadi banjir.

Menjadi Pahlawan Kesehatan itu hebat, tapi membantu menjaga lingkungan agar tidak banjir itu jauh lebih hebat lagi!

Catatan Penting untuk Sahabat Cilik:

Kesehatan adalah harta yang paling berharga. Saat banjir datang, tetaplah berada di dalam rumah yang aman, jaga kebersihan, dan selalu dengarkan nasihat orang tua. Kuman mungkin kecil, tapi dengan pengetahuan yang kamu punya sekarang, kamu jauh lebih besar dan kuat dari mereka!


Semoga bencana banjir ini segera berlalu ya.. Aamiin.


Untuk yang sudah membaca, tulis kelas dan no absen kamu di kolom komentar!


0 komentar:

Post a Comment