Get me outta here!

Thursday, 29 January 2026

Anak Hebat, Teman Hebat: Belajar Anti-Bullying di Sekolah dan di Rumah

Apa Itu Bullying?

Pernahkah kamu melihat teman yang diejek terus-menerus, didorong, atau dikucilkan dari kelompok? Jika pernah, itu bisa jadi contoh bullying.

Bullying adalah perilaku menyakiti orang lain secara sengaja, dilakukan berulang-ulang, dan membuat orang itu merasa takut, sedih, atau tidak berdaya. Bullying bisa terjadi di mana saja: di sekolah, di rumah, di lapangan, bahkan di dunia maya (online).

Bullying bukan hanya soal memukul atau mendorong. Kata-kata yang menyakitkan, tatapan merendahkan, dan sikap tidak mau berteman juga bisa menjadi bentuk bullying.

Ingat, bullying itu salah dan tidak boleh dibiarkan. Semua anak berhak merasa aman, dihargai, dan bahagia di mana pun berada.

Bentuk-Bentuk Bullying yang Perlu Kamu Kenali

Supaya kamu bisa menghindari bullying dan mencegahnya terjadi, kamu perlu tahu bentuk-bentuknya. Berikut beberapa contohnya:

  1. Bullying Fisik
    Terjadi ketika seseorang menyakiti tubuh orang lain, misalnya:

    • Memukul, menendang, menampar

    • Mendorong sampai jatuh

    • Menyenggol dengan sengaja

    • Merusak atau menyembunyikan barang teman

  2. Bullying Verbal (Lewat Kata-Kata)
    Terjadi ketika seseorang menyakiti perasaan orang lain dengan ucapan, misalnya:

    • Mengejek bentuk tubuh, warna kulit, atau cara berbicara

    • Memanggil dengan nama julukan yang kasar

    • Menghina keluarga atau keadaan teman

    • Mengancam dengan kata-kata

  3. Bullying Sosial (Dikucilkan)
    Terjadi ketika seseorang sengaja membuat orang lain merasa sendirian atau tidak diinginkan, misalnya:

    • Tidak mau mengajak main teman tertentu

    • Menyuruh teman lain untuk tidak berteman dengan seseorang

    • Berbisik-bisik dan menertawakan teman

    • Menyebarkan gosip agar orang lain tidak suka pada teman

  4. Bullying di Dunia Maya (Cyberbullying)
    Terjadi lewat handphone atau internet, misalnya:

    • Mengirim pesan jahat atau ejekan di WhatsApp

    • Menertawakan atau mengejek teman di grup kelas

    • Mengunggah foto teman lalu diberi komentar yang menyakitkan

    • Membuat akun palsu untuk mengolok-olok teman

Walau bentuknya berbeda-beda, semua jenis bullying sama-sama tidak boleh dilakukan. Korban bullying bisa merasa sedih, takut, malu, bahkan tidak mau sekolah.

Mengapa Bullying Itu Salah?

Bullying bukan sekadar “candaan” atau “bahan bercanda”. Kadang pelaku bilang, “Ah, cuma becanda!” tetapi korban benar-benar terluka.

Bullying itu salah karena:

  • Menyakiti perasaan dan hati teman

  • Bisa membuat teman takut dan cemas

  • Mengurangi kepercayaan diri teman

  • Bisa membuat teman tidak semangat belajar atau bermain

Bayangkan jika kamu berada di posisi yang diejek setiap hari. Pasti rasanya tidak enak, kan? Karena itu, penting untuk selalu mengingat:


Sekolah adalah tempat kamu belajar, bermain, dan bertemu banyak teman. Supaya sekolah terasa nyaman, semua anak perlu belajar berinteraksi dengan cara yang baik. Berikut beberapa sikap yang bisa kamu lakukan:

  1. Menghargai Perbedaan
    Di kelas, mungkin ada teman yang berbeda warna kulit, bentuk tubuh, agama, kebiasaan, atau kemampuan belajar.

    • Ada yang cepat mengerti pelajaran, ada yang perlu waktu lebih lama.

    • Ada yang pendiam, ada yang suka bercerita.

    • Ada yang jago olahraga, ada yang lebih suka membaca.

    Semua perbedaan itu wajar. Justru perbedaan membuat kelasmu unik. Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk mengejek atau mengucilkan.

  2. Menggunakan Kata-Kata yang Baik
    Kata-kata bisa menjadi obat, tapi juga bisa menjadi pisau.
    Biasakan mengucapkan:

    • “Terima kasih”

    • “Maaf”

    • “Tolong”

    • “Bagus sekali, kamu hebat!”

    Hindari kata-kata seperti:

    • “Kamu bodoh!”

    • “Kamu jelek!”

    • “Dasar lemah!”

    Kalau kamu bercanda, perhatikan wajah temanmu. Kalau dia tidak tertawa, malah terlihat sedih atau marah, artinya candaanmu tidak lucu dan bisa menyakitinya.

  3. Mau Berbagi dan Bekerja Sama
    Di sekolah, kamu sering bekerja dalam kelompok. Cobalah:

    • Mengajak teman yang sering sendirian untuk bergabung

    • Membagi tugas secara adil

    • Mendengarkan pendapat semua anggota kelompok

    Ketika bermain, ajak teman yang biasanya tidak diajak. Hal kecil seperti berkata, “Ayo main bareng!” bisa membuat teman merasa dihargai.

  4. Tidak Mengolok-olok Kesalahan Teman
    Semua orang bisa salah, termasuk kamu. Jika teman salah menjawab pertanyaan guru atau menjatuhkan buku di kelas, jangan ditertawakan.
    Lebih baik katakan, “Tidak apa-apa, coba lagi,” atau “Ayo kita belajar bareng.”

Interaksi Sehat dengan Teman di Rumah dan Lingkungan

Bullying tidak hanya terjadi di sekolah. Di rumah atau lingkungan sekitar, kamu juga bisa bertemu teman sebaya: tetangga, sepupu, atau teman bermain. Sikapmu tetap harus baik.

  1. Bersikap Adil Saat Bermain
    Ketika bermain di rumah atau di luar, misalnya bermain bola, petak umpet, atau permainan tradisional:

    • Jangan pilih-pilih teman hanya yang jago.

    • Jangan marah dan memaki ketika teman salah.

    • Jangan memaksa teman mengikuti aturan sesukamu.

    Belajarlah membuat aturan bersama dan menaati aturan itu dengan adil.

  2. Tidak Mengejek Keadaan Teman
    Ada teman yang rumahnya kecil, ada yang tidak punya mainan mahal, ada yang bajunya sederhana. Itu bukan alasan untuk mengejek.
    Menghina keadaan orang lain bisa sangat melukai hati.
    Ingat, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang penting adalah sikap dan kebaikan hati, bukan barang yang dimiliki.

  3. Belajar Menyelesaikan Masalah dengan Tenang
    Kadang, saat bermain di rumah, kamu bisa bertengkar dengan teman atau saudara, misalnya berebut mainan atau tidak setuju dengan aturan permainan.
    Cobalah:

    • Berbicara pelan dan jujur tentang perasaanmu.

    • Mengatakan, “Aku tidak suka kalau kamu bicara seperti itu,” bukan langsung memukul.

    • Mengusulkan solusi, “Bagaimana kalau kita bergantian?”

    Jika sulit, mintalah bantuan orang dewasa yang kamu percaya.

Jika Kamu Melihat Bullying, Apa yang Harus Dilakukan?

Kamu mungkin bukan pelaku atau korban, tapi kamu bisa saja menjadi saksi. Menjadi saksi bukan berarti kamu diam saja. Kamu punya peran penting untuk membantu.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  1. Tidak Ikut-Ikutan
    Jika ada teman yang mengejek atau mengolok-olok orang lain, jangan ikut tertawa atau menirukan. Sikap diam dan tidak mendukung sudah merupakan langkah awal yang baik.

  2. Mendukung Korban
    Setelah kejadian, kamu bisa mendekati teman yang dibully dan berkata:

    • “Kamu tidak salah.”

    • “Aku mau berteman denganmu.”

    • “Kalau kamu sedih, kamu bisa cerita.”

    Dukungan kecil seperti itu bisa membuat korban merasa tidak sendirian.

  3. Melapor pada Orang Dewasa
    Kalau bullying terjadi terus-menerus, atau sudah membuat teman sangat takut dan sedih, kamu perlu melapor.
    Kamu bisa bercerita pada:

    • Guru kelas atau guru piket di sekolah

    • Orang tua

    • Kakak atau saudara yang dipercaya

    Melapor bukan berarti kamu “mengadu” atau “tidak setia kawan”. Melapor artinya kamu peduli dan ingin membantu agar temanmu tidak terus disakiti.

Jika Kamu Pernah Membully, Apa yang Harus Dilakukan?

Mungkin tanpa sadar kamu pernah mengejek, mengucilkan, atau mendorong teman. Jika kamu menyadari pernah melakukan bullying, jangan malu untuk berubah menjadi lebih baik.

Beberapa langkah yang bisa kamu ambil:

  1. Mengakui Kesalahan
    Akui dalam hati, “Ternyata yang aku lakukan itu salah dan menyakiti teman.” Berani mengakui kesalahan adalah tanda bahwa kamu anak yang kuat dan mau belajar.

  2. Meminta Maaf dengan Tulus
    Datangi teman yang pernah kamu sakiti. Katakan, misalnya:

    • “Maaf ya, kemarin aku mengejek kamu. Itu salah.”

    • “Maaf aku pernah mendorong kamu. Aku tidak akan melakukannya lagi.”

    Mungkin temanmu tidak langsung memaafkan, tapi teruslah berbuat baik dan tunjukkan bahwa kamu sungguh-sungguh berubah.

  3. Berkomitmen untuk Berubah
    Janjikan pada dirimu sendiri:

    • Tidak akan mengejek atau memukul lagi.

    • Akan menggunakan kata-kata yang baik.

    • Akan menghargai teman, di sekolah maupun di rumah.

    Kamu bisa meminta bantuan guru atau orang tua untuk membimbingmu supaya bisa mengendalikan emosi.

Menjadi Teman yang Baik: Pahlawan Anti-Bullying

Setiap anak bisa menjadi pahlawan anti-bullying, bukan harus memakai jubah atau topeng, tetapi dengan memiliki hati yang lembut dan berani membela kebaikan.

Anak yang menjadi pahlawan anti-bullying biasanya:

  • Sopan dan ramah pada semua teman

  • Mau mendengarkan ketika teman bercerita

  • Tidak mengejek kelemahan orang lain

  • Membantu teman yang kesulitan

  • Berani berkata “itu tidak baik” jika melihat bullying

  • Mengajak teman untuk bermain bersama, bukan mengucilkan

Bayangkan jika semua anak di kelasmu dan di lingkungan rumahmu berjanji untuk tidak membully, saling menghargai, dan saling membantu. Sekolah akan terasa lebih menyenangkan, dan rumah akan menjadi tempat yang penuh kehangatan.

Jadi, apakah kamu siap mewujudkan sekolah tanpa bullying? 

Tulis jawaban kamu di kolom komentar beserta nama dan kelas kamu ya...

Tuesday, 9 December 2025

Soal Remidial PJOK SD Fase B

 

Kerjakan Soal berikut ini dengan memilih salah satu jawaban yang benar!

  1. Pada saat bermain "Polisi dan Maling", siswa harus sering mengubah arah lari secara tiba-tiba agar tidak tertangkap. Gerakan mengubah arah lari tanpa kehilangan keseimbangan ini membutuhkan kombinasi gerak...
    A. Jalan dan lompat
    B. Lari dan memutar
    C. Lari dan meliuk
    D. Jalan dan menekuk

  2. Andi melakukan gerakan melompat melewati kardus. Agar mendarat dengan aman dan tidak cedera, bagian tubuh mana yang harus menekuk saat kaki menyentuh tanah?
    A. Pinggang
    B. Punggung
    C. Lutut
    D. Leher

  3. Perhatikan urutan gerak berikut: Berjalan pelan -> Berlari pelan -> Berlari secepat-cepatnya. Urutan gerakan tersebut bertujuan untuk melatih...
    A. Kekuatan otot tangan
    B. Perubahan kecepatan (akselerasi)
    C. Keseimbangan diam
    D. Kelenturan pinggang

  4. Mengapa saat melakukan gerakan meliukkan badan, posisi kaki harus tetap kokoh dan tidak berpindah tempat?
    A. Agar terlihat lebih indah
    B. Untuk menjaga titik keseimbangan agar tidak jatuh
    C. Agar bisa melompat lebih tinggi setelahnya
    D. Karena aturan permainan melarang kaki bergerak

  5. Dalam permainan menirukan pohon tertiup angin, siswa meliukkan badan ke kanan dan ke kiri. Gerakan ini termasuk gerak non-lokomotor karena...
    A. Dilakukan dengan berpindah tempat
    B. Menggunakan alat bantu bola
    C. Dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi
    D. Membutuhkan kecepatan tinggi

  6. Kombinasi gerak menekuk lutut dan mengayun lengan ke belakang sangat penting dilakukan sebelum melakukan gerakan...
    A. Mendarat
    B. Berjalan santai
    C. Menolak/Meloncat
    D. Diam di tempat

  7. Seorang siswa melakukan gerak memutar badan 180 derajat sambil melompat. Jika ia mendarat dengan satu kaki dan terjatuh, evaluasi yang tepat untuk memperbaiki gerakannya adalah...
    A. Harus melompat lebih tinggi lagi
    B. Seharusnya mendarat dengan kedua kaki mengeper
    C. Seharusnya memejamkan mata saat berputar
    D. Harus berteriak saat melompat

  8. Gerakan membungkukkan badan menyentuh ujung kaki bertujuan melatih kelenturan. Jika siswa tidak bisa menyentuh ujung kaki, hal ini menandakan kurangnya kelenturan pada otot...
    A. Leher
    B. Lengan
    C. Punggung dan paha belakang
    D. Perut

  9. Apa yang terjadi jika saat berlari kencang, posisi badan kita terlalu tegak lurus atau condong ke belakang?
    A. Lari menjadi lebih cepat
    B. Lari menjadi lebih berat dan lambat karena menahan angin
    C. Keseimbangan lebih terjaga
    D. Langkah kaki menjadi lebih pendek

  10. Dalam permainan Hijau-Hitam, siswa harus bereaksi cepat untuk lari atau mengejar. Kunci utama keberhasilan dalam permainan ini adalah...
    A. Kekuatan memukul lawan
    B. Fokus pendengaran dan kecepatan reaksi gerak
    C. Kemampuan melompat tinggi
    D. Kelenturan tubuh

  1. Budi ingin melempar bola kasti kepada teman yang jaraknya sangat jauh. Agar lemparan bisa sampai, lintasan bola yang paling efektif adalah...
    A. Datar lurus setinggi dada
    B. Melambung tinggi membentuk parabola
    C. Menyusur tanah
    D. Memantul-mantul

  2. Saat menangkap bola yang datang dengan cepat dan keras, mengapa kita harus menarik tangan sedikit ke belakang saat bola menyentuh telapak tangan?
    A. Agar bola memantul kembali
    B. Untuk meredam gaya dorong bola agar tidak sakit
    C. Agar terlihat gaya
    D. Supaya bola jatuh ke tanah

  3. Dalam permainan mengoper bola beranting, kerjasama tim sangat dibutuhkan. Kesalahan yang sering membuat bola jatuh adalah...
    A. Mengoper menunggu aba-aba
    B. Melempar bola terlalu keras atau teman belum siap
    C. Menggunakan dua tangan
    D. Berdiri terlalu rapat

  4. Perbedaan utama antara melempar bola dan menolak peluru (benda berat) terletak pada...
    A. Arah pandangan mata
    B. Sumber tenaga (ayunan lengan vs dorongan otot lengan)
    C. Posisi kaki tumpuan
    D. Warna benda yang digunakan

  5. Jika kamu menggiring bola (dribbling) sambil berlari, mengapa bola tidak boleh dipantulkan atau ditendang terlalu jauh dari kaki/tangan?
    A. Agar bola tidak mudah direbut lawan
    B. Agar bola cepat sampai gawang
    C. Karena lapangan licin
    D. Supaya bola tidak kotor

  1. Sikap pesawat terbang dilakukan dengan berdiri satu kaki dan merentangkan tangan. Jika tubuhmu sering goyah/jatuh, hal yang perlu diperbaiki adalah...
    A. Menutup mata agar fokus
    B. Fokus pandangan ke satu titik dan kunci otot perut/kaki tumpuan
    C. Melompat-lompat kecil
    D. Menurunkan tangan ke bawah

  2. Pada gerakan guling depan (roll depan), bagian tubuh mana yang pertama kali menyentuh matras setelah tangan bertumpu?
    A. Dahi/Jidat
    B. Tengkuk/Pundak bagian belakang
    C. Kepala bagian atas (ubun-ubun)
    D. Punggung

  3. Mengapa saat melakukan guling depan, dagu harus ditempelkan ke dada?
    A. Agar bisa melihat perut
    B. Untuk melindungi leher dari cedera dan membulatkan badan
    C. Agar napas lebih lega
    D. Supaya tangan lebih kuat

  4. Saat melakukan gerak bertumpu dengan tangan (seperti handstand di tembok), kekuatan utama terletak pada otot...
    A. Kaki dan paha
    B. Lengan dan bahu
    C. Leher dan kepala
    D. Jari-jari kaki

  5. Gerakan berpindah tempat dengan cara berguling ke samping (guling log) bermanfaat untuk melatih...
    A. Kecepatan lari
    B. Orientasi ruang dan kelincahan tubuh
    C. Kekuatan tendangan
    D. Ketepatan melempar

  1. Dalam permainan sepak bola, Andi melihat dua pemain lawan menghadang di depannya, sementara teman satu timnya berdiri bebas di sisi kanan. Keputusan paling tepat (HOTS) yang harus diambil Andi adalah...
    A. Tetap menggiring bola melewati dua lawan
    B. Menendang bola sekerasnya ke arah gawang lawan
    C. Mengoper bola ke teman yang bebas
    D. Berhenti dan memegang bola

  2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam lebih sering digunakan untuk...
    A. Menembak keras ke gawang (Shooting)
    B. Mengoper jarak pendek dengan akurat (Passing)
    C. Mengoper jarak jauh melambung
    D. Melakukan lemparan ke dalam

  3. Mengapa Fair Play (bermain jujur/adil) sangat ditekankan dalam permainan tim?
    A. Agar permainan selesai lebih cepat
    B. Untuk menciptakan suasana saling menghargai dan mencegah pertengkaran
    C. Agar wasit tidak perlu bekerja keras
    D. Supaya penonton senang

  4. Dalam permainan Bola Tangan, aturan membawa bola berbeda dengan Basket. Pemain bola tangan hanya boleh membawa bola sambil melangkah maksimal...
    A. 1 langkah
    B. 3 langkah sebelum dipantulkan atau dioper
    C. 10 langkah bebas
    D. Tidak boleh melangkah sama sekali

  5. Saat menjadi kiper (penjaga gawang) dalam sepak bola mini, posisi terbaik saat lawan menggiring bola mendekat adalah...
    A. Berdiam diri di garis gawang
    B. Maju sedikit untuk mempersempit sudut tembak lawan
    C. Lari menjauhi gawang
    D. Duduk menunggu bola datang

  6. Jika temanmu melakukan kesalahan sehingga timmu kebobolan gol, sikap fair play dan partisipasi positif yang benar adalah...
    A. Memarahinya di depan teman-teman
    B. Menyalahkan wasit
    C. Memberikan semangat dan mengajak fokus kembali
    D. Keluar dari permainan (Ngambek)

  7. Menggiring bola (dribbling) dalam sepak bola sebaiknya menggunakan...
    A. Ujung kaki (punah) agar kencang
    B. Punggung kaki atau kaki bagian dalam/luar agar bola terkontrol dekat kaki
    C. Tumit kaki
    D. Lutut

  8. Dalam bola tangan, gerakan melempar bola sambil melompat (flying shot) bertujuan untuk...
    A. Menghindari hadangan lawan dan mendapatkan tenaga dorong lebih kuat
    B. Agar terlihat seperti kiper
    C. Mengulur waktu permainan
    D. Menipu wasit

  9. Strategi "mencari ruang kosong" dalam permainan invasi berarti...
    A. Bersembunyi di belakang gawang
    B. Berlari ke area yang tidak dijaga lawan agar mudah menerima operan
    C. Duduk di pinggir lapangan
    D. Menunggu bola datang di tempat yang sama terus menerus

  10. Apa fungsi utama gerakan stopping atau menghentikan bola dalam sepak bola?
    A. Menguasai bola sepenuhnya sebelum melakukan tindakan selanjutnya (oper/dribble)
    B. Agar bola berhenti selamanya
    C. Memberi kesempatan lawan merebut bola
    D. Menunjukkan sepatu baru

  1. Dalam permainan bola voli mini, gerak dasar passing bawah dilakukan dengan posisi lengan...
    A. Ditekuk di depan dada
    B. Lurus rapat ke depan bawah
    C. Lurus ke atas kepala
    D. Direntangkan ke samping

  2. Pada permainan bulutangkis, pukulan yang melambung tinggi jauh ke belakang daerah lawan disebut...
    A. Smash
    B. Dropshot
    C. Lob
    D. Service pendek

  3. Jika bola voli datang melambung tinggi di atas kepala, teknik yang paling tepat digunakan untuk mengoper ke teman adalah...
    A. Passing bawah
    B. Passing atas (Set up)
    C. Smash
    D. Block

  4. Mengapa dalam memegang raket bulutangkis tidak boleh terlalu kaku (seperti memegang pentungan)?
    A. Agar raket tidak patah
    B. Supaya pergelangan tangan bisa bergerak luwes untuk memukul bola
    C. Agar tangan tidak berkeringat
    D. Karena raket itu berat

  5. Tujuan utama dari gerakan servis dalam permainan voli atau bulutangkis adalah...
    A. Memberi hadiah poin ke lawan
    B. Tanda dimulainya permainan atau serangan pertama
    C. Menguji kekuatan net
    D. Pemanasan sebelum main

  6. Dalam voli mini, jika bola jatuh di garis tepi lapangan, maka bola dinyatakan...
    A. Keluar (Out)
    B. Masuk (In)
    C. Diulang
    D. Batal

  1. Dalam permainan Kasti, setelah memukul bola, pemukul harus segera...
    A. Diam di tempat memukul
    B. Meletakkan alat pemukul di sembarang tempat
    C. Berlari sekencang-kencangnya menuju tiang hinggap
    D. Menangkap bola sendiri

  2. Agar tim penjaga sulit mematikan pelari, pemukul sebaiknya mengarahkan pukulan bola ke...
    A. Arah penjaga yang paling jago
    B. Ruang kosong yang tidak ada penjaganya
    C. Atas kepala wasit
    D. Belakang badannya sendiri

  3. Cara mematikan lawan dalam permainan Kasti adalah dengan...
    A. Menendang lawan
    B. Melempar bola mengenai tubuh pelari (bukan kepala)
    C. Menangkap pelari dengan tangan
    D. Meneriaki pelari

  4. Seorang pelari kasti memutuskan untuk tidak lari ke tiang berikutnya dan tetap diam di tiang hinggap. Alasannya kemungkinan besar adalah...
    A. Dia lelah berlari
    B. Bola sedang dipegang oleh penjaga di dekat tiang tujuan (berbahaya)
    C. Dia menunggu temannya membawakan minum
    D. Dia lupa aturan main

  5. Alat pemukul kasti terbuat dari kayu. Bagian yang dipegang biasanya lebih kecil dibanding bagian untuk memukul. Tujuannya adalah...
    A. Agar mudah patah
    B. Agar nyaman digenggam dan tidak mudah lepas
    C. Menghemat kayu
    D. Supaya bola tidak sakit saat dipukul

  1. Pondasi utama dalam pencak silat untuk menjaga keseimbangan tubuh saat menyerang atau bertahan adalah...
    A. Pukulan
    B. Tendangan
    C. Kuda-kuda
    D. Elakan

  2. Jika ada serangan pukulan lurus mengarah ke dada kita, teknik belaan yang tepat untuk membelokkan serangan tersebut adalah...
    A. Kuda-kuda tengah
    B. Tangkisan (dalam/luar)
    C. Pukulan bandul
    D. Sikap pasang

  3. Gerak dasar pukulan depan dalam pencak silat sasaran utamanya adalah...
    A. Kaki lawan
    B. Dada atau ulu hati lawan
    C. Tangan lawan
    D. Punggung lawan

  4. Dalam belajar pencak silat, sikap menghormati guru dan sesama teman sebelum latihan ditunjukkan dengan...
    A. Sikap pasang
    B. Sikap hormat (Sikap Sempurna dan menangkupkan tangan)
    C. Tendangan lurus
    D. Berteriak keras

  1. Pada lari jarak pendek (sprint), posisi start yang digunakan adalah...
    A. Start berdiri
    B. Start melayang
    C. Start jongkok
    D. Start santai

  2. Mengapa pada saat lari cepat, tangan harus diayunkan kuat-kuat bersilangan dengan kaki?
    A. Untuk menjaga keseimbangan dan menambah dorongan kecepatan
    B. Agar terlihat gagah
    C. Untuk menghalau lawan di samping
    D. Agar tangan tidak kaku

  3. Dalam lompat jauh, urutan gerak yang benar adalah...
    A. Tolakan - Awalan - Melayang - Mendarat
    B. Awalan - Tolakan - Melayang - Mendarat
    C. Melayang - Mendarat - Awalan - Tolakan
    D. Awalan - Mendarat - Tolakan - Melayang

  4. Saat melakukan tumpuan/tolakan pada lompat jauh, kita harus menggunakan...
    A. Kedua kaki bersamaan
    B. Satu kaki yang paling kuat
    C. Ujung jari kaki saja
    D. Tumit saja

  5. Hal yang TIDAK boleh dilakukan saat mendarat di bak pasir lompat jauh adalah...
    A. Mendarat dengan dua kaki
    B. Menjatuhkan badan ke depan
    C. Menjatuhkan badan/tangan ke belakang (pantat)
    D. Menekuk lutut saat mendarat


Untuk mengerjakan soal diatas klik tombol start di bawah ini